Notification

×

Kategori Berita

Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Atlet Dayung Medan Denai Borong Empat Emas Porkot XI 2019

12 Okt 2019, 04:29 WIB Last Updated 2020-09-28T20:19:04Z



GLOBALMEDAN.COM - MEDAN, Laut di Dermaga Sundari menjadi saksi bisu keperkasaan atlet dayung dari kontingen Kecamatan Medan Medan. Mereka tampil sebagai juara umum dengan raihan 6 emas, 2 perak pada ajang Porkot XI2019, Minggu (89). Empat emas diraih atlet bernama lengkap Wahyu Rizky Ananda Syahputra.

Atlet yang akrab disapa Wahyu ini berhasil mendulang emas pada nomor lomba Kayak 1 (K1) putra jarak 200 m dengan kecepatan waktu 44.93 detik mengalahkan atlet Medan Timur dan Medan Marelan. Untuk nomor lomba K1 putra jarak 500 m, atlet yang dilahirkan di Medan ini juga meraih emas dengan kecepatan waktu 2 menit 14.70 detik yang mengkandaskan impian dari atlet Medan Marelan dan Medan Timur.

Sebelumnya, pada ajang Porwil Kota Medan 2019, Wahyu juga berhasil mendulang emas pada nomor lomba K1 putra jarak 200 m dengan kecepatan waktu 1 menit 18.99 detik mengalahkan atlet Medan Belawan dan Medan Timur. Untuk nomor lomba K1 putra jarak 500 m, atlet yang dilahirkan di Medan ini juga meraih emas dengan kecepatan waktu 2 menit 00.64 detik yang mengkandaskan impian dari atlet Medan Belawan dan Medan Timur.

Pada nomor K2 putra jarak 200 m, Wahyu berpasangan dengan Adrian tampil gemilang dengan kecepatan waktu 1 menit 47.60 detik. Kedua pasangan pendayung Medan Denai ini juga kembali mendulang emas di nomor K2 putra jarak 500 m dengan kecepatan waktu 2 menit 01.17 detik.

Sebelumnya, pada Porwil Kota Medan 2019, Wahyu juga berhasil mendulang 2 keping emas pada nomor K2 putra jarak 200 m. Wahyu saat Porwil berpasangan dengan Galih Faturrahrahnan tampil gemilang dengan kecepatan waktu 1 menit 04.95 detik dan juga mendulang emas di nomor K2 putra jarak 500 m dengan kecepatan waktu 1 menit 48.85 detik.

Prestasi yang diraih pelajar SMK Bahari Hangtuah Belawan ini lebih baik dibandingkan Porkot Medan X2018. Atlet yang dilahirkan 22 Maret 2003 ini pada ajang Porkot Medan X2018 mendulang 2 emas pada nomor K1 jarak 200 m dan nomor K2 jarak 200 m. Meraih 2 perak pada nomor K2 jarak 500 m dan nomor tradisional serta perunggu pada lomba K1 jarak 500 m.

Saya sangat menggemari olahraga dayung karena penuh dengan tantangan, namun menjanjikan prestasi bila terus giat latihan. Olahraga air ini mulai saya tekuni sejak duduk kelas 1 SMK. Hasil yang selama jadi atlet dayung telah meraih 9 medali ujar Wahyu didampingi Adrian di Belawan, Selasa (2102019)

Berdomisili dekat dengan laut membuat atlet binaan KONI Medan ini merasa tertantang untuk mengejar perestasi dalam olahraga dayung. Pendayung andalan Kota Medan ini terus berpacu untuk mengejar impian meraih prestasi nasional. Tantangan terberat tentu dengan target lolos ke PON XXI2024 di Sumut-Aceh.

Untuk menghadapi PON nanti, kedua atlet bertekad memberikan yang terbaik untuk keluarga, PODSI Medan dan mewujudkan Medan menjadi kota atlet. Maklum, kedua pendayung yang memiliki latar belakang dari seorang anak pelaut yang setiap harinya mengarungi  lautan  memiliki mimpi menyumbangkan medali emas untuk kontingen Sumut di PON nanti. 

Kedua pendayung mengungkapkan ada kepuasan batin saat latihan diwujudkan dengan prestasi saat pertandingan. Namun prestasi yang diraih dijadikan evaluasi untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi.

“Kami tetap terus melakukan latihan untuk memperbaiki kecepatan kayuhan sehingga dapat memperkecil waktu sesuai dengan arahan pelatih” pungkas Wahyu. (Bambang)
Komentar

Tampilkan

  • Atlet Dayung Medan Denai Borong Empat Emas Porkot XI 2019
  • 0

Terkini