Notification

×

Kategori Berita

Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Polsek Patumbak Tangkap Tersangka Misteri Mayat Wanita Dalam Karung Goni Tanpa Busana,

25 Nov 2022, 22:19 WIB Last Updated 2022-11-25T15:22:03Z


Medan sumatradaily.id |
Pria berjengkot mengenakan lobe  bernama Risman Harahap (72) warga Jalan Pendidikan Pasar XI  Perum Griya Angsana VIII Desa Bandar Kalifah Kecamatan Percut Sei Tuan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan mayat wanita dalam karung goni tanpa busana.

"Pria berjengkot mengenakan lobe  bernama Risman Harahap ini kita tetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang mayatnya terbungkus dalam karung goni tanpa busana yang ditemukan warga pinggir sungai Amplas Jalan Panglima Denai Gang Kerang/speksi ,Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas,Kota Medan,"kata Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago SH MH, saat dikonfirmasi Jumat (25/11/2022) sore.

Dikatakan Kapolsek, " Tersangka Risman Harahap di tangkap Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak di Pasar X setelah selasai memunaikan Sholat Is'ya di Mesjid At Tauwabuh Jalan Puskesmas Selasi Tembung Desa Bandar Kalifah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Rabu (23/11/ 2022) malam.

,


Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago SH MH  menambahkan, " pihaknya menetapkan pria berjengkot mengenakan lobe  diketahui bernama Risman Harahap yang juga mantan residivis ini sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti yang cukup.


"Sudah ditetapkan sebagai tersangka, Risman Harahap  juga telah mengakui perbuatannya. Dia dijerat dengan pasal berlapis,.dan kini telah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Polisi Polrestabes Medan," kata Kapolsek Patumbak itu.


Sementara saat ditanya hasil visum, apakah tersangaka, sebelum melakulan pembunuhan ada memperkosa korban. Menjawab hal itu Kapolsek mengatakan, "Hasil visum belum keluar, pastinya Risman Harahap saat ini telah ditetapkan sebagai tersangaka," Jelas Kapolsek Patumbak


Sementara Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber mengatakan, tersangka saat dilakukan penangkapan sempat memberontak, dengan mengatakan aku wartawan senior, kok suka-suka kalian aja menangkap ku.


Namun Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak tidak memperdulikannya, tetap membawa  tersangaka. Yang mana sebelum dilakukan penangkapan Tekab Polsek Patumbak sempat juga Sholat bersama tersangka di Mesjid.


Bahkan tersangka saat dilakukan pemeriksaan sementara oleh Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumnbak sempat berkilah tidak mengakui perbuatannya.


Namun anehnya saat diajak mengambil pakaian korban, tersangka tidak menolak. " Sekarang kita mau mengambil baju perempuan yang bapak bonceng itu ya,"tanya Tekab Polsek Patumbak. "Ya ya.,"jawab tersangka, sembari menyebut kalau baju korban  kaos warna hijau.


"Bapak bonceng perempuan itu naik kereta  warna merah hitamkan," tanya Tekab Polsek Patumbak lagi  tersangka tidak membantah dan mengakuinya.


Ditempat terpisah, informasi lain juga menyebutkan, sebelumnya korban bernama Syafitri (32) warga Jalan Medan Area Selatan Gang Akusdi Lingkungan III Kelurahan Sukaramai I Kecamatan Medan Area Kota Medan sempat dilaporkan tewas  Rumiana (55) ke Polsek Medan Area


Selain itu berdasarkan informasi lain juga diketahui, motif pembunuhan lantaran tersangaka sangat selera dengan tubuh korban, dan bahkan sebelum pristiwa tewasnya Syafitri tersangka sudah beberapa hari menggodanya di Jalan Mas tak jauh dari Plaza Yonglim.


" Benar korban diketahui ada mengidap gangguan jiwa, oleh tersangka didekati dan merayu korban dengan uang. Setelah berhasil, korban lalu dibawa tersangka, hingga akhirnya korban ditemukan telah tewas didalam karung goni tanpa busana. Jasad korban ditemukan warga pinggir sungai Amplas Jalan Panglima Denai Gang Kerang/ pspeksi ,Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas,Kota Medan diduga korban pembunuhan,"ucap Sumber pada awak media ini".


Menurut sumber, "bisa jadi terlebih dahulu korban dipukul hingga pingsan. Kemudian tersangka mempekosanya. Selanjutnya karena panik  korban tak bangun lagi, lalu tersangka bingung dan membuang mayat korban ke pinggir sungai dibawah pohon bambu.


"Pastinya, motifnya gara-gara, tersangka soor dan tergiur  dengan tubuh korban, kalau tidak gara-gara itu mana mungkin tersangka merayu dengan memberi uang dan membawa korban Syahfitri,"kata sumber yang menduga motif pembunuhan itu.


Sebelum terungkap, mestri mayat wanita dalam karung goni tanpa busana yang di temukan warga pinggir sungai Amplas Jalan Panglima Denai Gang Kerang/speksi ,Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas,Kota Medan sangat viral. 


Korban Syafitri (32) warga Jalan Medan Area Selatan Gang Akusdi Lingkungan III Kelurahan Sukaramai I Kecamatan Medan Area Kota Medan anak seorang wanita bernama Rumiana (55).


Rumiana yang sudah lama hidup tanpa suami, tinggal dirumah sederhana dengan suara terbatah-batah menahan tangis menceritakan, kalau anaknya itu yang sudah lama mempunyai kelainan jiwa. 


"Waktu itu Syahpitri saya titipkan oleh salah seorang pria tua tak jauh dari Plaza Yonglim, namun saat saya kembali anak saya Syafitri sudah tidak ada lagi,"kata ibu korban.


"Saya coba mencarinya, namun tidak ketemu, dan akhirnya keesokkan harinya Selasa (22/11/2022) sore, saya diberitahu oleh tetangga kalau anak saya Syafiri jadi korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan warga dibawah pohon bambu pinggir sungai Amplas,"sebut ibu malang itu.


Ibu korban mengatakan, orang yang memberitahukan itu, setelah melihat anaknya dari berita di Media Sosial. "Tetangga saya itu bilang coba kau lihat ke Rumah Sakit Bhayangkara, ternyata saat saya lihat benar itu anak saya.  Kalau yang terbaring kaku itu adalah anak saya Syafitri,"ucap Rumiana yang terlihat terpukul atas kematian anaknya itu.


Disebutkannya, kalau dirinya sudah pasrah, atas kepergian anaknya Syafitri, Walau pun anak saya itu ada kurang-kurang tapi dia anak baik, tidak pernah buat ulah, apa lagi mengganggu orang lain.


"Semoga orang yang membunuh anak saya itu diberi hukuman yang setimpal, Itulah harapan saya kepada polisi,"ucap Rumiana dengan suara parau menahan tangis.


Hal yang sama juga diketakan beberapa orang tetangga korban, yang mengaku kalau Almarhum Syafitri anak baik.


"Kami warga Gang Akusdi ini,dari kecil sudah kenal bagaimana Syafitri ini, walau pun Syafitri itu ada kurang-kurangnya tapi dia anak baik, tidak pernah buat ulah, apa lagi mengganggu orang lain,"kata ibu-ibu tengga korban Syafitri.( SD/ HS )


Komentar

Tampilkan

  • Polsek Patumbak Tangkap Tersangka Misteri Mayat Wanita Dalam Karung Goni Tanpa Busana,
  • 0

Terkini