Notification

×

Kategori Berita

Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Wagubsu: Pelayanan Publik Banyuwangi Bisa Kita Adopsi

24 Okt 2019, 12:45 WIB Last Updated 2020-09-28T20:18:44Z



GLOBALMEDAN.COM-BANYUWANGI, Dalam rangka memberikan pelayanan kepada publik yang maksimal dan transparan. Perlu adanya inovasi dan bisa membaca perkembangan masyarakat. Untuk itu, Pemerintah harus bisa berperan aktif dengan hadir ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan informasi dan pelayanan tersebut.  Informasi itu meliputi potensi alam hingga potensi investasi yang ada Kabupaten, Banyuwangi, Jawa Timur. Pelayanan tersebut patut kita referensikan atau diadopsi terutama di Sumatera Utara.

Demikian yang dikatakan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu), Musa Rajekshah saat meninjau lokasi Pelayanan Publik dan Mal central Pelayanan Publik milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Selasa (22/10). Atas Kunjungan kerja tersebut, Wagubsu menginginkan agar para kepala daerah di Provinsi Sumut untuk bisa melakukan pelayanan publik kepada masyarakat lebih baik.

“Ini semua kembali lagi pada kabupaten/kota yang ada di Sumut. Kita akan sampaikan supaya semua daerah bertanggung jawab untuk melayani masyarakatnya,” ujar Musa Rajekshah yang akrab dipanggil Ijeck.


Dalam Kunjungan Kerja tersebut, Ijeck melihat langsung bagaimana tempat Lounge Pelayanan Publik yang terletak di Kantor Bupati Banyuwangi. Ijeck kemudian melihat berbagai aplikasi yang digunakan untuk mencari informasi mengenai pemerintah. 

Melalui sistem ini, segala informasi yang bersifat publik dapat diakses secara transparan. Jadi mulai dari Informasi perencanaan anggaran keuangan, pendidikan, memonitor masyarakat yang kurang mampu hingga dapat melihat peta masyarakat yang sedang sakit. Melalui sistem ini, Pemkab Banyuwangi dapat mengambil kebijakan berdasarkan data yang telah diperoleh.

Dijelaskan Asisten I Pemerintahan Pemkab Banyuwangi, Choirul Ustady bahwa Lounge Pelayanan Publik ini berfungsi sebagai ruang untuk memberikan informasi pelayanan publik kepada masyarakat.

Usai melihat Lounge Pelayanan Publik, Wagubsu diajak untuk melihat Command Center Pemkab Banyuwangi. Di sini Ijeck melihat monitor yang tersambung dengan cctv dari berbagai lokasi di kota Banyuwangi. 

“Ini kunjungan kita ke Kantor Bupati Banyuwangi. Kita dibawa mengunjungi Lounge Pelayanan Publik, di sini kita lihat sistem yang transparan melalui aplikasi di masing- masing dinas terus juga melihat Command Center dan tempat lain yang bisa menerima tamu masyarakat umum terkait informasi publik,” ujar Wagubsu.

Usai dari Lounge Pelayanan Publik, rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Mal Pelayanan Publik di Jalan Sritanjung, Banyuwangi. 


Tiba di Mal Pelayanan Publik, Wagubsu diajak langsung melihat berbagai pelayanan yang ada. Dijelaskan Choirul Ustady, Mal Pelayanan Publik ini sudah melayani sekitar 203 jenis layanan yang terdiri dari berbagai instansi. Dijelaskan Choirul, semua pelayanan publik di tempat tersebut saling terintegrasi.

“Di sini kita mengintegrasikan semua layanan yang awalnya dulu layanan di SKPD sekarang kita tarik semua jadi kewenangannya ada di sini. Sementara SKPD teknis hanya memberi rekomendasi. Pelayanannya juga telah berbasis online sehingga akan lebih mudah untuk masyarakat,” ujar Choirul.
Ijeck mengapresiasi bagaimana Mal Pelayanan Publik melayani masyarakat. Dengan terintegrasinya berbagai pelayanan yang tersistem berbasis online, masyarakat semakin mudah mengurus berbagai dokumen dan perizinan.

“Jauh lebih terintegrasi. Di sini semua instansi ada mulai dari Kepolisian, Imigrasi, Kesehatan, Badan Pertanahan dan semuanya ada.  Kalau sudah datang kesini artinya, masyarakat ke mari dapat menyelesaikan semua keperluannya dengan cepat dan tepat. Jadi wajar kalau disebut namanya Mal Pelayanan Publik karena memang sifat dari Mal ini lengkap semua ada,” ujar Ijeck.

Diakuinya, keberadaan Mal Pelayanan Publik akan membuat kehadiran pemerintah semakin dirasakan oleh masyarakat. “Ini hal yang sangat baik karena apapun itu kita sebagai pemerintah bertanggung jawab untuk melayani masyarakat. Dengan pelayanan yang baik seperti ini masyarakat juga lebih mudah, tidak ada pungutan liar, sehingga masyarakat akan puas dengan kinerja pemerintah.

Dari kunjungannya tersebut, Ijeck meminta inovasi pelayanan publik yang telah dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi bisa kita adopsi untuk daerah di Sumut. Untuk mewujudkannya tentu dibutuhkan komitmen dari kepala daerah.

“Sebenarnya ini tinggal komitmen, Komitmen yang dimulai dari pimpinan dan seluruh jajaran OPD lalu terus turun ke bawahnya. Karena memang bukan hal yang baru juga di pemerintahan dengan sistem e-government berbasis sistem aplikasi yang ada tapi memang perlu tekanan dari pimpinan dan perlu inovasi dari seluruh OPD,” kata Wagubsu.

Dalam kesempatan itu, Wagub juga mengapresiasi Pemkab Banyuwangi. “Banyuwangi ini luar biasa, kabupaten tapi sudah hampir bisa dibilang semuanya itu sudah sistematis. Semuanya itu sudah dengan unsur keterbukaan terutama apa yang dikerjakan harus bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Wagubsu. 

Turut dalam rombongan Kunjungan Kerja Wagubsu, Bupati Labuhan Batu Utara, Bupati Serdang Bedagai, Wakil Bupati Karo, Sekda Langkat, Pejabat Pemprovsu, Deli Serdang, Batubara dan rombongan lainnya. (Edi Sukarno)

Komentar

Tampilkan

  • Wagubsu: Pelayanan Publik Banyuwangi Bisa Kita Adopsi
  • 0

Terkini